Senin, 28 Desember 2015

A Short Story In Christmas Day (Akfarku Inspirasiku)

Halo namaku David. Aku anak pertama dari 2 bersaudara dan aku memiliki adik cowo yang umurnya hanya terpaut 1 tahun dari aku. Aku ingin share sedikit soal pengalamanku, khususnya bidang pendidikan. Dari SD hingga SMP aku bersekolah yang nyaman bagiku, hingga pada saat melanjutkan sekolah setelah SMP membuatku bingung apakah harus masuk SMA atau SMK. Setelah melalui pertimbangan aku memutuskan untuk masuk ke SMK tepatnya SMK Farmasi Theresiana. Banyak yang beranggapan bahwa sekolah farmasi itu susah dan masih banyak lagi, namun haruslah selalu mendekatkan diri ada Tuhn agar mendapat penyertaan dalam setiap keadaan apapun. Di sini suasananya sangat berbeda sekali, yang kelihatan berbeda adalah teman sekolah yang mayoritas cewek. Aku sempat shock, namun setelah beberapa hari bersekolah aku dapat beradaptasi dengan teman-teman baruku. Kuncinya adalah saling menghormati dan menganggap orang lain lebih penting dari diri kita sendiri. 3 tahun dapat kulalui dan lulus dari SMK Farmasi Theresiana. Lulus dari situ aku melanjutkan studiku di Akfar Theresiana Semarang, kebetulan masih satu yayasan dengan SMK Farmasi Theresiana. Selama 1 tahun pertama kuliah di Akfar Theresiana, aku sempat bekerjas di salah satu industri farmasi di Semarang. Selama aku melakukan kegiatan kuliah sambil bekerja aku sempat merasakan kalau waktu 24 jam yang diberikan Tuhan itu kurang. Aku merasakan bahwa waktu berjalan sangat cepat. Yang bisa kulakukan saat itu hanyalah mendekatkan diri pada Tuhan dan mengerjakan bagianku dengan sebaik-baiknya. Hasilnya aku mendapatkan hasil yang cukup baik di tahun pertamaku kuliah, namun karena suatu alasan aku berhenti bekerja dan hanya menjalankan aktivitas kuliahku saja. Teman-teman kuliahku tidak jauh berbeda dengan teman sewaktu sekolah dulu sehingga aku tidak kesulitan untuk beradaptasi kembali. Di perkuliahan komunikasi menjadi hal yang terpenting baik terhadap dosen ataupun teman sendiri. Pernah yang saya alami bersama teman-teman saya terjadi salah komunikasi dengan dosen yang secara tidak langsung merugikan semuanya. Dari kejadian itu kami lebih berhati-hati dalam menyampaikan sebuah informasi. Berubah untuk menjadi lebih baik tidak perlu untuk menunggu sesuatu,berubah saat itu juga. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca post saya. Tak lupa saya mengucapkan Selamat Natal, kiranya damai sejahtera Kristus Yesus menyertai kita selamanya. AMIEN

2 komentar: